Senin, 29 Juni 2015

Structure of Toefl

Saat ini kita akan membahas tentang structure grammar dalam toefl.
Sebenarnya banyak sekali structure grammar, tapi kita hanya akan membahas 5structure.
Semoga bermanfaat

1.     Passive Voice

Kalimat pasif jelas berbeda dengan kalimat aktif. Kegunaannya pun berbeda dalam bahasa Inggris. Dalam kalimat aktif, subjek lah yang melakukan pekerjaan, sedangkan dalam kalimat pasif, objek lah yang melakukan pekerjaan.
Perubahan kalimat dari aktif menjadi kalimat pasif dapat dilihat sebagai berikut :

            Aktif   : Hendry often helps my mother.
            Pasif    : My mother is often helped by Hendry.
            Aktif   : I sent this letter three days ago.
            Pasif    : This letter was sent by me three days ago.

Kalimat pasif digunakan jika kita ingin memfokuskan kejadiannya, bukan siapa ataupun apa yang melakukannya.
Contoh            :

            The city was destroyed during the World War II.
            (Kota itu hancur selama Perang Dunia II.)

Kalimat pasif juga digunakan jika kita ingin menghindari suatu objek yang semu seperti somebody/someone.
Contoh :

            The letter has to be sent today.
            (Suratnya harus dikirim hari ini.)

Dalam passive voice kita juga dapat menggunakan “by” jika kita ingin mengatakan siapa atau apa yang melakukan suatu kejadian.
Contoh :

            The fence was broken last week. à tidak diketahui siapa/apa pelakunya.
            The fence was broken by the storm last week. à menjadi diketahui.


2.     Adjective

Adjective merupakan kata sifat yang digunakan untuk menerangkan kata benda. Adjective dapat digunakan di depan benda countable ataupun uncountable.
Contoh :
            expensive bag  : tas mahal
            new Friend      : teman baru

Berikut adalah jenis-jenis adjective :
-          Qualitative adj      : menerangkan bentuk/kejadian suatu benda.
                                (big, small, tall, etc.)
-          Distributive adj     : bersifat distributive
                                (every, either, each, etc.)
-          Possessive adj       : menunjukan kepunyaan.
                                (his, her, my, etc.)
-          Demonstrative adj : untuk menunjuk suatu benda.
                                (that, this, those, etc.)
-          Interrogative adj   : untuk menanyakan suatu benda.
                                (which, what, whose)
-          Quantitative adj    : menerangkan jumlah benda.
                                (many, some, much, etc.)
-          Colour adj             : menerangkan warna benda.
                                (red, green, yellow, etc.)


Ada juga jenis adjective yang berikutnya, yaitu compound adjective.

Compound Adjective yaitu kata bilangan yang dapat digabungkan dengan kata benda dalam bentuk singular.
Contoh :

a.       Age (usia)
          A fifty years old woman.    : salah
          A fifty year old woman.     : benar
b.      Volume (isi)
         He has just bought a ten litres car.  : salah
         He has just bought a ten litre car.    : benar
c.       Length (panjang)
         Fifteen metre house. (not metres)
d.      Price (harga)
         Sixty dollar camera. (not dollars)
e.       Weight (bobot)
         Ten kilo package. (not kilos)
f.       Are (bidang)
         Twenty acre farm. (not acres)
g.      Time (waktu)
         Two hour meeting. (not hours)


3.     Comparison Degree

Adalah tingkat-tingkat perbandingan yang terdiri dari jenis-jenis berikut :

1.      Positive degree
Menunjukan kesamaan mutu, banyaknya, tingkatan, derajat, antara suatu benda dengan benda lainnya.
Contoh :
                  The girl is as old as my mother.
                  I am as tall as my sister.

2.      Comparative degree
Digunakan jika kita ingin menunjukan secara jelas bahwa terdapat ketidaksamaan perbandingan antara benda yang satu dengan benda lainnya.
Contoh :
                  I’m shorter than my brother.
                  My bag is more expensive than her.
Aturan dalam comparative degree  ini adalah jika kata sifat kurang atau sama 2 suku kata, maka untuk perbandingannya kita menambahkan “er” pada kata sifat tersebut. Tetapi jika kata sifat yang kita gunakan untuk membandingkan adalah lebih dari 2 suku kata, maka kita tambahkan “more” di depan kata sifat tersebut.

3.      Superlative degree
Digunakan untuk membandingkan seseorang atau beda yang melebihi orang-orang atau benda-benda lainnya. (paling)
Contoh :
                  Dave is the tallest in the class.
                  Ellie is the most diligent student.
Aturan dalam superlative degree ini mirip seperti comparative degree. Jika kata yang kita gunakan untuk membandingkan kurang atau sama dengan 2 suku kata, maka kita tambahkan “est” pada kata tersebut. Sedangkan jika lebih dari 2 suku kata maka kita tambahkan “most” di depan kata tersebut.

4.     Adjective Clause
Merupakan anak kalimat yang berfungsi sebagai modifier atau menggantikan kedudukan dari adjective dalam kalimat majemuk.
Contoh :
1.      The boy who studies in Gunadarma University is Doni.
2.      The man whom you met yesterday is my father.
3.      The girl whose dress is white is my sister.

Who, whom, whose, kemudian ada juga which, dan that merupakan relative clauses yang fungsinya adalah melengkapi adjective clause.
Masing-masing relative clauses digunakan sebagai berikut :
Who           : digunakan berhubungan dengan subjek (orang)
Whom        : digunakan berhubungan dengan objek (orang)
Which        : digunakan berhubungan dengan subjek atau objek (benda)
That           : digunakan berhubungan dengan subjek atau objek (benda/orang)
Whose        : digunakan berhubungan dengan kata ganti milik.


5.     The Zero Article

Merupakan kata sandang yang kadang-kadang tidak digunakan dalam bahasa Inggris.
Kata sandang tidak digunakan di depan kata benda plural jika yang dimaksud adalah sesuatu yang bersifat umum.
Contoh :
a.      People       : Doctors are paid better than teacher.
b.      Animals     : Cats don’t like cold weather.
c.       Food          : Carrots are good for eyes.
d.      Places        : Museums are closed on Monday.
Kata sandang tidak digunakan di depan kata benda yang tidak dapat dihitung.
Contoh :
a.      Food          : Butter is made from milk.
b.      Colours     : White is my favorite colour.
c.       Languages : English is spoken all over the world.
“THE” tidak digunakan di depan nama benua, negara, kota, degara bagian dan provinsi.
Contoh :
a.      Sweden is in Europe.
b.      Jakarta is the capital of Indonesia.
“THE” juga tidak digunakan di depan mata pelajaran.
a.      My brother is taking economics.
b.      Mathematics is a difficult subject for me.
“THE” tidak digunakan di depan nama bahasa.
a.      I study English on Monday.
“THE” tidak digunakan di depan nama permainan.
a.      Jack plays basketball.
b.      Poker is a card game.
“THE” tidak digunakan di depan nama makanan.
a.      Your breakfast is already serve.

b.      Let’s have lunch together.

Sabtu, 09 Mei 2015

LISTENING

Kita akan membahas masalah tes "LISTENING". banyak yang merasa kesuliatan dalam tes ini. yuk kita mulai membahasnya.




Dalam banyak ujian bahasa Inggris, sesi listening seringkali dianggap sebagai seuatu yang paling menyulitkan diantara semua tes. Waktu berpikir yang cepat hingga pronunciation yang kurang jelas dari para native speaker, dijadikan alasan mengapa kebanyakan orang failed dan tak bisa melewati ujian listening bahasa Inggris dengan nilai yang memuaskan.

Sebenarnya siapa yang salah? Jangan dulu menyalahkan metode belajar listening bahasa Inggris di tempat kursus, atau gaya penyampaian materi dari para tutor yang dinilai kurang sesuai. Tapi coba tanya pada diri sendiri, apakah Anda sudah cukup terbiasa dengan bahasa Inggris?
Pemahaman grammar bisa didapat seiring waktu karena sering mengerjakan soal bahasa Inggris, kemampuan speaking dan pronunciation juga bisa didapat dengan semakin sering kita berbicara dengan bahasa inggris, lantas bagaimana dengan kemampuan listening?

Sama halnya dengan skill bahasa Inggris yang lain, kemampuan listening pun bisa didapat secara adaptif jika kita terbiasa mendengar percakapan bahasa Inggris. Tapi perlu di ingat, listening dalam bahasa Inggris berarti menyimak, bukan mendengar. Jadi mulai sekarang cobalah Anda menyimak setiap percakapan yang diajarkan atau diperdengarkan kala belajar listening bahasa Inggris.

Dalam belajar listening bahasa Inggris memang diperlukan kesabaran yang lebih, sebab membiasakan telinga yang sudah akrab mendengar bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris tentu bukanlah sesuatu yang mudah. Masa adaptasi setiap orang pun berbeda-beda, apabila Anda adalah pendengar musik yang banyak mengonsumsi lagu berbahasa Inggris, tentunya waktu adaptasi akan berbeda dengan mereka yang hampir tidak pernah “menikmati” bahasa Inggris sama sekali.

Belajar listening bahasa Inggris juga akan lebih mudah bagi mereka yang berada lingkungan bahasa Inggris, baik itu lingkungan sosial atau lingkungan belajar sekalipun. Logikanya adalah kita perlu mengetahui cara membaca dengan baik sebelum bisa menulis dengan baik. Begitu juga kita harus belajar listening bahasa Inggris terlebih dahulu, sebelum akhirnya bisa speaking dalam bahasa Inggris dengan fasih.

Jadi kunci utama untuk belajar listening bahasa Inggris adalah dengan membiasakan diri mendengar bahasa Inggris, kemudian sabar dalam menyimak pembicaraan dalam bahasa Inggris, dan menumbuhkan lingkungan berbahasa Inggris.


http://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/listening/kunci-belajar-mendengar-bahasa-inggris.aspx

Kamis, 07 Mei 2015

LAPORAN AUDIT

Pemeriksaan Akuntansi 2
LAPORAN AUDIT MANUFAKTUR PADA PT XYZ





DISUSUN OLEH :

ULFAH MAGHFIROTUN K         (27212517)

VIRDA RAHAYU                          (27212605)

 

3EB09
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015



Kepada
Yth, Pemilik PT. XYZ
Di Bekasi

          Kami telah melakukan audit atas Operasi dan Produksi pada PT. XYZ.  Audit kami tidak dimaksudkan untuk memberikan pendapat atas kewajaran laporan keuangan perusahaan dan oleh karenanya kami tidak memberikan pendapat atas laporan keuangan tersebut. Audit kami hanya mencakup bidang kegiatan Operasi dan Produksi yang terjadi dalam perusahaan. Audit tersebut dimaksudkan untuk menilai tepat jumlah, tepat mutu, tepat hasil produksi, dan biaya yang rendah. Audit atas Operasi dan Produksi yang dilakukan diharapkan dapat memberikan saran perbaikan atas kekurangan kegiatan operasi dan produksi perusahaan agar dimasa yang akan datang dapat dicapai perbaikan atas kekurangan tersebut dan perusahaan dapat beroperasi dengan lebih ekonomis, efisien dan efektif dalam mencapai tujuannya.

          Hasil audit kami sajikan dalam bentuk laporan audit yang meliputi:
Bab I               : Informasi Latar Belakang
Bab II              : Kesimpulan Audit yang Didukung dengan Temuan Audit
Bab III             : Rekomendasi
Bab IV             : Ruang Lingkup Audit

          Dalam melakukan audit kami telah memperoleh banyak bantuan,dukungan, dan kerjasama dari berbagai yang berhubungan dengan pelaksanaan audit ini. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini.







BAB 1
INFORMASI LATAR BELAKANG

PT. XYZ bertempat dikawasan ELIP Cikarang Selatan – Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.
PT. XYZ adalah perusahaan joint venture PT. XYZ bergerak dibidang Otomotive Compotent Manufacture.
Perusahaan ini bertujuan untuk memenuhi pesanan dari bengkel-bengkel dan juga untuk keperluan membuat sebuah kendaraan . Perusahaan menghasilkan  berbagai macam spereparts untuk berbagai macam kendaraan seperti mobil, dan motor.

Tujuan dilakukan audit adalah :
1.      Menilai apakah Produk yang dihasilkan sudah mencerminkan kebutuhan pelanggan
2.      Menilai apakah strategi serta rencana produksi dan operasi sudah secara cermat menghubungkan standar kebutuhan untuk memuaskan pelanggan dengan ketersediaan sumber daya serta fasilitas yang dimiliki perusahaan.
3.      Menilai apakah strategi, rencana produksi dan operasi telah mempertimbangkan kelemahan-kelemahan internal, ancaman lingkungan eksternal serta peluang yang dimiliki perusahaan.
4.      Menilai apakah proses transformasi telah berjalan efektif dan efisien.
5.      Menilai apakah penempatan fasilitas produksi dan operasi telah mendukung berjalannya prose’s secara ekonomis, efektif, dan efisien.
6.      Menilai apakah pemeliharaan dan perbaikan fasilitas produksi dan operasi telah berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam mendukung dihasilkannya produk yang sesuai dengan kualitas, kuantitas, dan waktu yang telah ditetapkan.
7.      Menilai apakah setiap bagian yang terlibat dalam proses produksi dan operasi telah melaksanakan aktivitasnya sesuai dengan ketentuan setta aturan yang telah ditetapkan perusahaan.








BAB II
KESIMPULAN AUDIT

Berdasarkan temuan yang kami peroleh selama audit yang kami lakukan, kami dapat menyimpulkan sebagai berikut :
Kondisi :
1.      Jadwal induk masih belum mampu untuk meminumkan biaya persediaan dan, biaya setup mesin, upah, lembur, waktu sumber daya menggangur.
2.      Tidak memiliki kebijakan tertulis untuk jadwal induk produksi.
3.      Prosedur yang dibuat masih belum bisa mengatur  secara tegas waktu pemusnahan material  yang rusak atau kadaluarsa
Kriteria :
1.      Jadwal induk harus sesuai agar mampu meminumkan biaya persediaan
2.      Perudahaan harus mempunyai kebijakan tertulis untuk jadwal induksi agar bisa tepat dalam mengatur persediaan, mesin dan upah karyawan
3.      Perusahaan harus memperbaiki prosedur yang ada agar mampu mengatur barang material yang telah rusak
Penyebab :
1.      Biaya persedian dan setup mesin masih sering kali melebihi dari yang sudah ditetapkan
2.      Perusahaan tidak (belum) memiliki kebijakan tertulis sebagai dasar pedoman untuk perubahan jadwal induk untuk mengatur persediaan.
3.      Prosedur yang dibuat masih kurang memdai untuk barang material yang telah rusak.
Akibat :
1.      Laba setiap bulannya diperusahaan berfluktuasi, kadang meningkat pesat dan juga langsung menurun drastis
2.      Proses produksi terhambat
3.      Proses produksi tidak sesuai dengan jadwal induk produksi







BAB III
REKOMENDASI

Hasil audit yang dilakukan menemukan beberapa kelemahan yang harus menjadi perhatian manajemen di masa yang akan mendatang. Kelemahan ini dapat dikelompokan menjadi dua yaitu:
1.      Kelemahan yang terjadi pada jadwal induk produksi yang dimiliki perusahaan.
2.      Kelemahan yang terjadi karena kurang tepatnya waktu pemusnahan material  yang rusak atau kadaluarsa.
Atas keseluruhan kelemahan yang terjadi, maka diberikan rekomendasi sebagai koreksi atau langkah perbaikan yang bisa diambil manajemen untuk memperbaiki kelemahan tersebut.
Rekomendasi:
1.      Perusahaan harus memeliki sistem induk produksi yang lengkap dan memadai bagi operasi perusahaan untuk mendukung praktik pencatatan transaksi yang memadai, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum dapat menyajikan informasi laporan operasi dan produksi.
2.      Karyawan yang bertugas untuk melakukan produksi harus memenuhi kualifikasi sebagai pengelola produksi yang baik dalam pendidikannya maupun pengalaman dan harus mendapatkan pelatihan yang memadai untuk meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
3.      Perusahaan harus membuat kebijakan dan peraturan yang cukup untuk menjadi dasar dalam pengelolaan produksi, baik dalam menentukan batas maksimum produksi maupun pembatalan pemesanan.
Keputusan untuk melakukan perbaikan atas kelemahan ini sepenuhnya ada pada manajemen, tetapi jika kelemahan ini tidak segera di perbaiki kami mengkhawatirkan terjadi akibat yang lebih buruk pada pengelolaan produksi perusahaan dimasa yang akan datang.









Bab IV
Ruang Lingkup Audit


Sesuai dengan penugasan yang kami terima, audit yang kami lakukan hanya meliputi masalah pengelolaan operasi dan produksi PT. XYZ. Audit kami mencakup penilaian atas kecukupan sistem pengendalian manajemen pengelolaan produksi, manajemen yang bertugas mengelola operasi dan produksi, dan aktivitas pengelolaan operasi dan produksi itu sendiri.

Minggu, 12 April 2015

Jokowi Shores up Market Confidence Amid Growing Concerns

Satria Sambijantoro and Raras Cahyafitri, The Jakarta Post, Jakarta | Headlines | Wed, April 08 2015, 5:19 AM

President Joko “Jokowi” Widodo made a surprise visit to the Indonesia Stock Exchange (IDX) on Tuesday to shore up market confidence amid growing concern over inconsistencies in government policies.

The President was greeted with a surge in share prices that propped up the Jakarta Composite Index (JCI) by 0.7 percent to close at 5,523, the highest level in the local stock market’s history. Jokowi expressed optimism that the JCI could soar to 6,000 before the end of the year, because of sustained foreign fund inflows. “This reflects a vote of confidence among investors in our country, as people still have faith in the outlook of the Indonesian economy,” the President told reporters.

The State Palace’s protocol staff said Jokowi also intended to visit Kwitang — a subdistrict in Central Jakarta known as the city’s foreign exchange trading center — to talk with local dollar dealers about developments in the currency market. However, he canceled the plan without giving a detailed reason.

The rupiah also strengthened to below Rp 13,000 per US dollar , according to the Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Having weakened to the 13,100-level this month, the currency stabilized recently as concerns over the US interest rate hike subsided.

“As soon as the state budget is disbursed, our economy will liftoff, with an improved investment climate boosting the confidence [of investors] that can strengthen the rupiah,” Jokowi said.
Jokowi’s visit came amid growing criticism of the government’s implementation of a number of its policies, such as the government’s decision to annul a plan to impose taxes on toll roads, as well as a plan to require banks to report tax cuts on time deposits.

The policies have been cancelled despite the country’s desperate need for money to finance its infrastructure-spending program. 

Indonesia might face a potential revenue shortfall of Rp 282 trillion according to the World Bank, which predicted a possible swelling of the fiscal deficit due to Jokowi’s overly ambitious tax collection target.

Other than the tax policies, the President also backtracked on implementing a new visa-free policy to attract tourists, a new regulation increasing car-purchase allowances for lawmakers and on the censorship of extremist websites, after the policies attracted significant media coverage.

Prior to his IDX visit, Jokowi visited state-owned electricity firm PLN on Tuesday to encourage the company to continue to be optimistic regarding the completion of a large power procurement program of 35,000 megawatts (MW) in five years. Observers fear it is unrealistic.

“This is not an easy target. Previously, we failed to realize the development of 10,000 MW in eight years. I have said to [PLN] management, general managers and heads of divisions that this is a realistic target but it can be achieved only with hard work,” Jokowi told reporters after his meeting with PLN staff and employees. 

Prolonged permission processes as well as delayed land acquisitions due to protests from local residents have marred power-plant development in the country and have raised concerns over the country’s ability to realize the ambitious 35,000 MW project, which will be influential in supporting economic growth. 

Jokowi said the government would continue to be directly involved in settling any problems.

“Resolving problems is impossible without knowing the real situation in the field. It’s necessary to be directly involved,” he said.

In particular, he pointed out several actions from himself, Vice President Jusuf Kalla and PLN’s president director in settling the stalled development of the Batang coal-fired power plant in Central Java.


http://www.thejakartapost.com/news/2015/04/08/jokowi-shores-market-confidence-amid-growing-concerns.html


Direct Speach:
“As soon as the state budget is disbursed, our economy will liftoff, with an improved investment climate boosting the confidence [of investors] that can strengthen the rupiah,” Jokowi said.

Indirect Speach:
Jokowi said as soon as the state budget was disbured, our economy would liftoff, with an improved investment climate boosting the confidence (our investors)that could strengthen the rupiah.

Rabu, 25 Maret 2015

Belajar Bahasa Inggris dengan Mudah

Pasti semua ingin bisa berbahasa Inggris. Mencari tahu tentang cara cepat belajar bahasa inggris, bagaimana dapet membaca, menulis dan berbicara bahasa Inggris. Namun belajar bahasa inggris sering membuat frustasi karena tidak mengetahui bagaimana metode yang tepat.
Sebenarnya hanya terdapat tiga langkah mudah yang dapat digunakan untuk dapat mudah memahami bahasa Inggris. Langkah-langkahnya seperti berikut ini :


Focus pada Input dan bukan hanya Output

Kebanyakan kita berpendapat bahwa kunci penugasan terletak pada menulis dan berbicara. Memang, tidak salah karena banyak orang yang langsung praktik berbicara dan berani, ia akan terbiasa dan kemudian mendapatkan kemampuan berbahasa inggris dengan baik.

Tetapi untuk lebih cepat, seseorang juga harus mengasah pendengaran. Kemampuan mendengarkan merupakan salah satu kunci meraih keberhasilan dalam berbahasa inggris. Untuk itu biasakan mendengar kan lagu bahasa inggris,teks bahasa inggris dan film berbahasa inggris.

Dengan mendengarkan beragam kata dalam bahsa inggris, maka kemampuan mendengarkan dapat berkembang. Anda juga dapat meningkatkan kemampuan dalam konteks berbicara. Situasi telah terbukti dan silahkan membuktikannya.

Grammar penting namun jangan terlalu dibebankan

Grammar adalah sebuah hal yang wajib dipelajari dalam berbahasa Inggris. Namun, jangan menganggap grammar sebagai beban yang mengharuskan anda untuk berbahasa Inggris dengan sempurna. Dalam hal menulis, tentunya grammar merupakan hal yang penting. Tetapi dalam berbahasa Inggris, anda dapat memberikan toleransi dengan kesalahan-kesalahan grammatical atau tata bahasa. Meskipun perkataan yang kita ucapkan harus tetap jelas.

Grammar sangat penting, namun jangan sampai mengalahkan keberanian kita untuk mengekspresikan berbahasa Inggris.

Ulangi dan Kemudian Lakukan Secara  Perlahan

Kunci dalam cepat belajar bahasa Inggris adalah dengan terus mengulanginya. Kita terbiasa membaca teks dan materi dengan sikap seakan terkejar oleh waktu. Akibatnya kita kurang dapat memahami secara maksimal dan materi yang sudah dipelajari terbuang sia-saia.


Sebuah penelitian menunjukan bahwa pengulangan yang dilakukan secara terus menerus dan dalam tempo yang lebih lambat akan menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik. Kita harus mendapatkan materi dengan pengulangan hingga berkali-kali. Dengan pengulangan tersebut, maka terbentuklah memori yang panjang. Kemudian, kita dapat mempelajari bahasa Inggris dengan elbih baik dan tentu saja lebih efektif. 

Sabtu, 14 Maret 2015

Toefl

The TOEFL test is the most widely respected English-language test in the world, recognized by more than 9,000 colleges, universities and agencies in more than 130 countries, including Australia, Canada, the U.K. and the United States. Wherever you want to study, the TOEFL test can help you get there.

The TOEFL Program — A national council on the testing of English as a foreign language was formed in 1962; its members were representatives of more than 30 private organizations and government agencies concerned with the English profi ciency of nonnative speakers of English who wished to study at colleges and universities in the United States. The council supported the development of the TOEFL test for use starting in 1963–64. Financed by grants from the Ford and Danforth Foundations, the TOEFL program was fi rst administered by the Modern Language Association. In 1965, the College Board and Educational Testing Service assumed joint responsibility for the program. Because many who take the TOEFL test are potential graduate students, a cooperative arrangement for the operation of the program was entered into by ETS,

The College Board, and the Graduate Record Examinations Board in 1973. Under this arrangement, ETS is responsible for administering the TOEFL program with guidance from the TOEFL Board. The TOEFL Board is comprised of 15 members. Some are affi liated with such institutions and agencies as undergraduate and graduate schools, community colleges, nonprofi t educational exchange organizations, and other public and private agencies with an interest in international education. Other members are specialists in the field of English as a foreign or second language.


The Computer Based Toefl

The computer-based version of the TOEFL test (TOEFL cBT) in many areas of the world. This move was the first critical step toward a long-term goal of enhancing assessments by using electronic technology to test more complex skills.

A primary goal of the TOEFL program is to provide more extensive information than it has in the past about candidates’ English proficiency. In response to institutions’ requests to include a productive measure of writing, the program added a Writing section (essay) as part of each TOEFL cBT test administration. This addition was one step toward a more communicative test. Essay ratings were integrated into section and total scores, but were also reported separately on offi cial score reports for informational purposes. New types of questions were added to the Listening and Reading sections; these new question types moved beyond multiple-choice questions. Visuals were also added to the Listening section, providing a signifi cant enhancement to that portion of the test.


The Paper Based Toefl

The paper-based version of the TOEFL test (TOEFL pBT) continues to be administered on specifi ed dates in some countries, particularly in areas where accessibility to the Internet-based test (e.g., TOEFL iBT) is a concern. Each form of TOEFL pBT consists of three separately timed sections; the questions in each section are multiplechoice, with four possible answers or options per question. All responses are gridded on answer sheets that are scored by computer.
  • Section 1 of the test, Listening Comprehension, measures the ability to understand English as it is spoken in North America. The oral features of the language are stressed, and the problems tested include vocabulary and idiomatic expression as well as special grammatical constructions frequently used in spoken English. The stimulus material and oral questions are recorded in standard North American English; the response options are printed in the test books.
  •   Section 2, Structure and Written Expression, measures recognition of selected structural and grammatical points in standard written English. The language tested is formal, rather than conversational. The topics of the sentences are of a general academic nature so that individuals in specifi c fi elds of study or from specifi c national or linguistic groups have no particular advantage.
  •  Section 3, Reading Comprehension, measures the ability to read and understand short passages that are similar in topic and style to those that students are likely to encounter in North American colleges and universities. Examinees read a variety of short passages on academic subjects and answer several questions about each passage. The questions test information that is stated in or implied by the passage, as well as knowledge of some of the specifi c words as they are used in the passage.



 
http://www.ets.org/Media/Research/pdf/TOEFL-SUM-0506-CBT.pdf



Sabtu, 04 Oktober 2014

Pemilihan Ketua DPR


Jakarta (Antara) - Sidang Paripurna II DPR yang beberapa kali tertunda karena skorsing berlangsung ricuh untuk beberapa saat dengan banyaknya anggota DPR naik mengepung kursi pimpinan sidang sementara Popong Otje Djundjunan dan Ade Rezki Pratama.
"Sidang saya skorsing dulu," kata Popong seusai para anggota DPR mengepung meja pimpinan sementara di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis dinihari. 
Popong, perempuan berusia 76 tahun, kerap mendapatkan tekanan dari para anggota Dewan. Beberapa dari mereka meneriakkan ungkapan tentang aspirasinya yang tidak diakomodasi. 
Kericuhan itu berlangsung saat agenda sidang memasuki pembacaan fraksi-fraksi DPR dan alat kelengkapannya. 
Popong didampingi Ade Rezki Pratama (termuda, usia hampir 26 tahun) akhirnya menskorsing sidang untuk beberapa menit. 
Sampai berita ini dibuat, anggota DPR masih berdiri di dekat kursi pimpinan sementara sidang paripurna. Sementara Popong meninggalkan ruangan untuk sebentar karena sidang memasuki skorsing. 
Sebelumnya, sidang juga sempat diskors beberapa kali. Salah satunya skorsing selama 30 menit untuk menunggu anggota DPR terpilih dari dua partai yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa. Meski belakangan mereka akhirnya datang. 
Sidang paripurna tersebut juga dihujani interupsi dan juga beberapa anggota DPR yang baru dilantik itu menggedor-gedorkan meja. 
Beberapa dari anggota sidang juga acapkali maju ke depan untuk menekan pimpinan sidang. 
Namun hal itu coba diakomodasi pimpinan sidang dengan menyuruh anggota sidang yang maju ke hadapan Popong untuk kembali duduk. 
"Lanjut sampai selesai sidang," kata Popong merespon tekanan anggota DPR yang maju ke hadapan legislator tertua itu. 

Analisis :
Sebaiknya anggota DPR tidak bersikap ricuh seperti itu, sidang paripurna dapat berjalan dengan baik-baik tanpa harus mengepung kursi pimpinan. Anggota DPR harus menjadi contoh bagi warga negara, bukan ricuh. Anggota DPR RI yang terhormat, bersikap sangat memalukan. Sidang yang baru berjalan pertama kali ricuh
Kami sebagai rakyat menunggu hasil kerja para dewan rakyat ini, apa benar akan membela rakyat? atau akan semakin mempersulit masyarakat kecil.

http://www.tribunnews.com/nasional/2014/10/02/ricuh-sidang-pemilihan-pimpinan-dpr-ri-2014-2019-diskors-tanpa-waktu
http://www.solopos.com/2014/10/02/pemilihan-pimpinan-dpr-sidang-paripurna-ii-dpr-ricuh-540900